Langsung ke konten utama

PRESENTASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN HASIL PENGEMBANGAN

KOROSI PADA BESI

Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi dengan lingkungan yang korosif. Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan yang merusak logam karena logam bereaksi secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan. Ada definisi lain yang mengatakan bahwa korosi adalah kebalikan dari proses ekstraksi logam dari material. Kerak itu tidak hanya sekedar menutupi permukaan besi tadi, tapi juga menghancurkan besi tersebut seolah “memakan” nya. Itulah Karat, atau disebut juga Korosi. Yaitu persenyawaan yang terjadi karena unsur besi bereaksi dengan udara dan air. Korosi dapat semakin cepat terjadi dengan kehadiran garam. Misal air laut, kamu tentu bisa melihat bagaimana kapal-kapal laut lebih mudan berkarat, dan juga tiang-tiang pancang pelabuhan yang juga mudah berkarat. Dan logam besi di alam bebas dalam bentuk senyawa besi oksida atau besi sulfida, setelah diekstraksi dan diolah, akan dihasilkan besi yang digunakan untuk pembuatan baja atau baja paduan. Selama pemakaian, baja tersebut akan bereaksi dengan lingkungan yang menyebabkan korosi (kembali menjadi senyawa besi oksida).

Korosi atau pengkaratan merupakan fenomena kimia pada bahan – bahan logam yang pada dasarnya merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan logam yang kontak langsung dengan lingkungan berair dan oksigen. Contoh yang paling umum, yaitu kerusakan logam besi dengan terbentuknya karat oksida. Dengan demikian, korosi menimbulkan banyak kerugian. Korosi logam melibatkan proses anodik, yaitu oksidasi logam menjadi ion dengan melepaskan elektron ke dalam (permukaan) logam dan proses katodik yang mengkonsumsi electron tersebut dengan laju yang sama : proses katodik biasanya merupakan reduksi ion hydrogen atau oksigen dari lingkungan sekitarnya. Untuk contoh korosi logam besi dalam udara lembab. Karatan adalah istilah yang diberikan masyarakat terhadap logam yang mengalami kerusakan berbentuk keropos. Sedangkan bagian logam yang rusak dan berwarna hitam kecoklatan pada baja disebut Karat. Secara teoritis karat adalah istilah yang diberikan terhadap satu jenis logam saja yaitu baja, sedangkan secara umum istilah karat lebih tepat disebut korosi.

Pada alat peraga ini juga kami menggunakan bahan pemutih. Pemutih rumah tangga pada umumnya, adalah larutan yang mengandung natrium hipoklorit 4-6% dan natrium hidroksida 0,01-0,05%, sedangkan natrium hidroksida digunakan untuk menunda penguraian natrium hipoklorit menjadi natrium klorida dan natrium klorat.

Berikut merupakan demonstrasi kelompok 4 tentang KATALISATOR DALAM KOROSI BESI,  
 
untuk  selengkapnya dapat dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=1zoB4Og7d1Q&t=20s




 

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. apa yang mendasari anda menggunakan alat peraga ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena alat peraga ini menggunakan alat bahan yang sederhana dan mudah didapat. disamping itu juga dapat memudahkan siswa untuk memahami tentang katalisator pada besi dengan mudah dan konkret

      Hapus
  3. mengapa digunakan pemutih pakaian ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena pemutih pakaian bersifat basa, pd percobaan diatas bertujuan untuk melihat perbandingan mana proses pengkaratan besi yang lebih cepat pada suasana basa,asam atau netral

      Hapus
    2. betul sekali, terimakasih atas bantuan jawabannya

      Hapus
  4. apakah media tersebut sudah efektif?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya sangat efektif karena sangat jelas dipaparkan dan didemonstrasikan sehingga mudah dipahami oleh siswa

      Hapus
  5. Apakah kelebihan maupun kekurangan dari media tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kelebihan:
      1. alat dan bahan mudah didapat
      2. mudah untuk dilakukan sendiri

      kekurangan: jika siswa ingin melakukan percobaan sendiri maka akan membutuhkan waktu yang lama dan alat bahan yang banyak untuk seluruh siswa

      Hapus
  6. tuliskan reaksi yang terjadi antara pemutih dengan besi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2Fe(s) + 3NaOCl(aq) -> Fe2O3(s) + 3NaCl(aq)

      Hapus
  7. jelaskan bahan apa yang digunakan untuk terjadinya korosi ini dan mengapa memilih bahan tersebut untuk percobaan ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Reaksi perkaratan membutuhkan waktu lama jika tidak ditambahkan zat-zat yang mempercepat. Oleh karena itu, ditambahkan cairan pemutih dan cuka dapur. Reaksi yang terjadi antara cairan pemutih dan besi sebagai berikut.

      2Fe(s) + 3NaOCl(aq) -> Fe2O3(s) + 3NaCl(aq)

      Cairan pemutih mengoksidasi besi, sedangkan cuka yang bersifat asam bertindak sebagai katalis reaksi. Tetapi, cairan pemutih juga bereaksi dengan cuka dan menghasilkan gas klorin (Cl2) yang beracun sebagai hasil samping reaksi. Bahan aktif pada cairan pemutih pakaian ialah NaClO.

      Hapus
  8. berdasarkan percobaan yang anda buat , kenapa muncul seperti lava gunung berapi , reaksi apa yang terjadi dan apa fungsi natrium bikarbonat pada percobaan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf, tidak ada disebutkan munculny lava gunung berapi dan alat bahan yang gunakan tidk ada mengandung natrium bikarbonat. terimakasih

      Hapus
  9. Jika anda menjadi guru nanti, apakah semua materi (kimia) yang sifatnya abstrak atau pun tidak, anda membelajarkannya dengan menggunakan alat peraga atau media lain? Mengapa? Jelaskan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin bukan untuk semua materi, tergantung pada alat dan bahan yang dibutuhkan untuk alat peraga materi tertenti. jika alat dan bahannya mudah di peroleh, maka akan saya buat media alat peraga

      Hapus

Posting Komentar